Cetak artikel
Membuat dan Menggunakan Brush pada Photoshop (Bagian I)
Photoshop secara default memang menyediakan sejumlah brush yang bisa kita gunakan untuk memperindah karya desain kita. Namun, adakalanya brush-brush tersebut dirasakan kurang pas atau tidak sesuai dengan tema desain yang kita buat. Untunglah, Photoshop menyediakan fasilitas bagi para penggunanya untuk membuat brush made in kita sendiri.
Membuat brush pada Photoshop sebenarnya sangat mudah! Pada dasarnya setiap kreasi gambar pada area kanvas Photoshop, baik yang kita buat dengan menggunakan tool-tool Photoshop sendiri, maupun gambar-gambar yang kita impor dari media lain seperti scanner atau kamera digital bisa dibuat brush, termasuk gambar-gambar yang dihasilkan dengan program-program pengolah image lainnya seperti Illustrator atau Coreal Draw. Kalau mau, Anda pun bisa membuat brush dari foto Anda sendiri.
Jangan stengah-setangah dong! Baca lagi yuuk…
Cetak artikel
Free Photoshop Brush
Untuk membuat karya desain Photoshop kita lebih atraktif dan imajinatif, terkadang kita perlu memberikan beberapa sentuhan lain pada karya tersebut misalnya dengan menggunakan brush tool. Brush tool ini dapat diibaratkan seperti kuas yang biasa kita gunakan untuk mengecat.
Secara default, Photoshop memang menyediakan sejumlah brush siap pakai dalam berbagai bentuk. Namun, brush-brush tersebut terkadang terasa tidak memadai atau bahkan tidak memuaskan ketika kita akan berkreasi dengan desain-desain baru. Selain dengan membuat brush kita sendiri (Insya Allah, dalam postingan selanjutnya saya akan memperlihatkan bagaimana membuat dan menggunakan brush pada Photoshop!), koleksi brush tersebut bisa kita tambah dengan mengambil brush-brush dari desainer lain.
Jangan stengah-setangah dong! Baca lagi yuuk…
Cetak artikel
Menyisipkan Keterangan pada Dokumen HTML dan CSS
Sebuah halaman web yang sederhana tentu tidak memerlukan kode-kode HTML atau CSS dengan jumlah baris ratusan bahkan ribuan. Kode-kode HTML dan CSS pada halaman web seperti ini bisa dimodifikasi ulang dengan mudah.
Lain halnya apabila dokumen HTML atau CSS tersebut terdiri dari ratusan atau ribuan baris. Kode-kode HTML dan CSS pada dokumen seperti ini akan sulit ditelusuri jika suatu hari kita akan memodifikasinya. Di sinilah perlunya kita menyisipkan keterangan-keterangan singkat sebagai penanda yang akan mengingatkan kita akan bagian-bagian tertentu. Bayangkan apabila sebuah dokumen HTML terdiri dari banyak bagian (division) atau seksi (section). Tag-tag “div” yang digunakan untuk mengelompokkan bagian-bagian tersebut bisa sangat membingungkan tanpa adanya penanda khusus. Kita bisa kesulitan menelusuri pasangan tag <div> dan </div>.
Jangan stengah-setangah dong! Baca lagi yuuk…
Cetak artikel
Modifikasi Link dengan CSS
Menyambung posting saya sebelumnya tentang link pada dokumen HTML, dalam tulisan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana memodifikasi tampilan link dengan CSS. File CSS yang akan kita buat adalah file CSS eksternal yang dipisahkan dari file HTML (Silahkan lihat tulisan saya di blog ini tentang pembuatan file CSS secara eksternal di bawah judul Berkenalan dengan CSS).
Jangan stengah-setangah dong! Baca lagi yuuk…
Cetak artikel
Membuat Link pada File HTML
Salah satu kemampuan yang dimiliki HTML adalah membuat tautan atau Link. Link, atau biasa disebut juga hyperlink, dalam dokumen HTML dapat berupa teks atau image. Ketika teks atau image yang berupa link itu di-klik, maka browser akan membawa kita ke bagian tertentu dalam sebuah halaman web yang sama, atau ke bagian tertentu dari halaman-halaman web yang lain. Kegunaan link memang untuk memudahkan proses navigasi, sehingga kita bisa berpindah-pindah dari dan ke bagian-bagian tertentu sebagaimana yang ditujukan oleh link tersebut dengan mudah.
Jangan stengah-setangah dong! Baca lagi yuuk…




